“Kicau Mania” dari Ndarboy Genk bersama Banditoz Yaow 86 terus menjadi fenomena viral. Lagu yang awalnya dibuat untuk komunitas pecinta burung itu berkembang jauh melampaui target awalnya setelah potongan lagunya dipakai di TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts.

Sampul lagu Kicau Mania dari Ndarboy Genk dan Banditoz Yaow 86
Sampul Kicau Mania. Foto digunakan sebagai ilustrasi editorial.

Kicau Mania Viral Tanpa Strategi Gimmick

Ndarboy Genk mengaku tidak merancang kampanye khusus agar lagu tersebut meledak. Awalnya, bagian tertentu dari lagu banyak dipakai dalam konten otomotif. Namun, bagian reff “Kicau Mania” kemudian justru menyebar melalui video animasi dan konten kucing.

Fenomena itu membuat lagu yang berangkat dari komunitas lokal menjadi mudah dikenali oleh pengguna media sosial dari berbagai latar belakang.

Salah Dengar Lirik Ikut Mendorong Popularitas Global

Di luar Indonesia, sebagian pengguna mendengar frasa “Kicau Mania” seperti ungkapan bahasa Inggris tertentu. Salah dengar tersebut justru memicu lebih banyak video, komentar, dan remix, sehingga jangkauan lagu makin meluas.

Musik Lokal Makin Kuat di Platform Video Pendek

Kisah Kicau Mania memperlihatkan bagaimana algoritma video pendek dapat mengubah lagu dengan konteks lokal menjadi tren lintas komunitas. Pola serupa juga terlihat pada Veronika Bluetooth dari Verry Klau, yang lahir dari materi komedi dan kemudian menjadi sound viral.

Di sisi lain, industri pop Indonesia juga sedang mendapat sorotan melalui album debut Island Girl dari no na.

Sumber


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *